Senin, 12 September 2011

[REVIEW] Semburat Senyum Sore - Vinca Callista

Penerbit : Atria (Serambi Group)

Penulis : Vinca Callista
ISBN : 978-979-024-484-9
Halaman : 358
Harga : 35000


"Kalau kita enggak bisa dapet apa yang kita suka, lebih baik kita suka apa yang udah kita dapet ...."

Langit kini sedang cerah dan mendung—bahagia dan sedih. Akhirnya dia mendapat kesempatan untuk membuat film; seperti yang selalu diinginkannya selama ini. Namun, dia merasa tertekan karena mamanya memaksa Langit untuk cepat lulus kuliah. Dia juga mendapat kesempatan untuk dekat dengan Thyo, tapi cowok itu menyayangi cewek lain. Lagi pula, ada Arda yang mulai mendekatinya, membuat kekecewaan Langit kepada Thyo terobati.

Langit yang cuek terhadap hidup dan lingkungan sekitarnya berubah setelah dia mengenal Nenek Romlah. Wanita itu dan cucu laki-lakinya menyadarkan Langit bahwa semua hal yang dimilikinya saat ini patut disyukuri, termasuk orang-orang yang selama ini dianggap Langit tidak menyayanginya.


Tahu Semburat Senyum Sore tentu saja dari twitter yang update infonya cepet banget. Melebihi radio, TV, dan media lainnya. Apalagi, SSS ini adalah salah satu novel yang awalnya diterbitkan melalui Nulisbuku . Tapi sekarang udah diterbitin sama penerbit major, Atria.

Pastinya, karena novel ini ‘tembus’ ke penerbit major bikin orang-orang, khususnya penulis-penulis pemula – kayak saya – penasaran dan iri berat! Hehe

Tapi saya nggak mau panjang lebar ngejabarin cerita, dll, baca aja sendiri gitu :p

Yang pengen saya bagi adalah kalimat indah yang jadi pembuka di setiap chapter.

Tuhan Bukan Mengabaikan Harapan, Tetapi Menangguhkannya Sampai Tiba Saat Yang Tepat Untuk Mengabulkan dan Menjadikannya Kejutan

(Bab 1)

Penyesalan selalu datang di akir dan menjadi awal dari perbaikan

(Bab 3)

Pada awalnya, keikhlasan memang selalu bertentangan dengan kehilangan

(Bab 5)

Hari ini adalah ‘kelak’ yang kemarin kita idam-idamkan

(Bab 9)


Dan tentunya, penutup manis novel ini oleh Thyo yang bisa langsung bikin kita mesem-mesem sendiri. Padahal cerita novenya udah abis :p

“Simba really loves you….”

Sabtu, 10 September 2011

Infinitely Yours (Orizuka)




Penerbit : Gagas Media

Tahun terbit : 2011

Genre : Romantic Comedy

Jumlah Hlm : 304 hlm

Ukuran : 13 x 19 cm

Harga : Rp47.000

ISBN : 979-780-508-5

Orang bilang, pertemuan pertama selalu kebetulan. Tapi, bagaimana caramu menjelaskan pertemuan-pertemuan kita selanjutnya? Apakah Tuhan campur tangan di dalamnya?

Kita bukanlah dua garis yang tak sengaja bertabrakan. Sekeras apa pun usaha kita berdua, saling menjauhkan diri—dan menjauhkan hati—pada akhirnya akan bertemu kembali.

Kau tak percaya takdir, aku pun tidak. Karenanya, hanya ada satu cara untuk membuktikannya….

Kau, aku, dan perjalanan ini.


Infinitely Yours
adalah novel dengan setting Korea. Unsur Korea dalam novel ini cukup kental dengan adanya dialog berbahasa Korea oleh tokoh utama cewek dengan orang-orang Korea dalam novel. Plus dengan tempat-tempat wisata favorit yang digambarkan Orizuka dalam novel ini. Tentu saja ini karena Orizuka memang sengaja menyajikan novel bertema liburan dnegansetting Korea seperti yang disampaikannya di halaman ‘thanks to’.

Yang menariknya adalah penggunaan judul-judul lagu Korea sebagai chapter tiap bab. Ini benar-benar menarik karena kita bisa langsung membayangkan seperti apa isi bab itu dan jadi bertanya-tanya, ‘bakal gimana ceritanya?’, dll.

Dan tentu saja karena Infinitely Yours adalah novel ber-genre Romantic Comedy. Novel ini lebih bayak menyajikan ‘humor’ dibanding kalimat atau scene yang bikin ‘nyesek’ sejenis ‘Coming Home’ :D

Salah satu dialog yang bikin ketawa adalah percakapan Rayan-Alif yang satu ini :

“Tapi kalo dipikir-pikir lagi… Ini salah gue?” Alif mengelus dagu. “Gara-gara gue beliin lo tiket tour, lo jadi ketemu itu cewek?”

Rayan mendelik Alif. “Exactly.”

“Gue… cupid?” Alif sekarang terdengar kagum pada dirinya sendiri.

(hal. 271)

And the Best (for me) was page 266.

Di akhir-akhir Rayan melihat scrapbook. Foto di mana dirinya naik komidi putar. Di mana Jingga menulis caption foto dengan, “He said goodbye”. Bacanya beneran bikin nyesek walaupun kalimat itu simpel. Bukan kalimat berpanjang-lebar untuk menunjukkan bagaimana perasaan si tokoh. Tapi dengan kalimat yang simpel itu malah yang membuat kita ‘ngerti’ dan akhirnya kebawa perasaan. Karena kita sudah mengikuti kisah Jingga-Rayan ini dari awal.

Dari keseluruhan novel Orizuka (yang ternyata udah ada 13! *takjub*) yang saya baca memang baru 3. Summer Breeze, High School Paradise, dan Infinitely Yours. Tapi semuanya cukup menarik untuk diikuti walau dengan cerita khas masing-masing.

Tapi novel Orizuka favorit saya tetap High School Paradise. Walau ceritanya F4 banget (tapi sepertinya memang terinsipirasi dari sana ya?) tapi tetep bikin kita sering senyum-senyum dan seneng sendiri. Tokoh favorit saya adalah Sid, si cakep+tajir+keren yang punya ‘urusan’ sama Julia :D


Selasa, 06 September 2011

3 in 1: Kuliah + Nulis + Oriflame

Inilah tweets 'biasa' saya tadi pagi. Padahal hanya ingin nge-tweet, bercerita seperti biasa. Eh syukurnya bikin beberapa temen ''termotivasi' dan senang dengan membaca tweets saya :)

Social network, jika digunakan dengan baik pasti akan menghasilkan. Baik segi kepuasaan pribadi dan juga kantong :P *promosi2*

So, please use your soc-net account wisely, guys !


Kalo MLMya adalah MLM yg 'ecek2' dan 'nipu'. Pasti membernya gak ckup berani utk ngmngin MLM itu dpn publik, terang2an.

Tapi saya berani kok utk ngmngin ORIFLAME. Karena saya percaya sama sistemnya yg gak nipu apalagi ecek2! Bkn ORIFLAME banget! :))

#Oriflame -an itu mudah kok, gak ribet. asal kita NIAT aja jalaninnya, semua pun akan jadi menyenangkan :)

Dan klo sering ikut pertemuan2 oriflame dan ktmu temen2 yg satu visi dan misi. Pikiran jadi lebih positif :)

Kata siapa kalo Oriflame-an gabisa ngapain2? Gak bisa kuliah, dan yg lainnya?

Saya, walau oriflame- an, masih bisa kuliah dpet nilai bagus dan nerbitin novel kok :D

Karena ya itu, mindset kita akan terlatih utk 'positif'. Akan mencoba hal baru dan gak takut gagal ;) #oriflame

kata adek kls pas saya ksh tw uang pendaftaran+persyaratan join #oriflame : "Oh, kirain MLM yg kalo mau join mesti ngasih 5juta-an"

Sori yah, #oriflame bukan 'money game' yg klo mau join beratus2 atau bahkan berjuta2 rupiah

Join oriflame 39900+fotocopy ktp. that's it. paling sma 20katalog yg harganya ga lebih dari biaya pendaftaran :)

iyaaak! haha :p RT @vemyluphdolphin: Pdhl 39.900 doank y?:p "Oh,krain #oriflame MLM yg klo join msti ngsih 5jtan..."

Saya prnah blg, jgn krna ngerasa masih muda jadi 'have fun' doang. Sedikit serius utk meniti masa depan ga masalah kan?

Ngejalanin semuanya klo mindset kita positif pasti enjoy dan hasilnya 'kelihatan' kok. Tapi ttp fokus

Dan alhamdulillahnya,Oriflame bisa melatih mindset dan strategi2 itu

Pernah lho, bln Mei kmren, saya lagi puncak patah hati. Eh, cuma 3hri trnyta patah hatinya. Itu krna #oriflame dan nulis ;P

Saya enjoy #oriflame -an bkn karena 'bonus' semata. Tp ya krna itu tadi, tiap 'kerja' sllu inget sama mindset utk positif, terus dilatih

Awalnya ortu saya kyk krg terima saya ngerjain hal2 lain saat msh kuliah gini. Oriflame&nulis. Dgn alasan smua ortu, 'tkut gangu kuliah'.

Tapi pas nyokap lhat gue dpet bnyak 'hadiah' dan akhir bulan kmren novel gue terbit. Bokap bahkan mau ikut promosiin novelnya!

menurut saya sih, klo ortu gasetuju sm kegiatan kita itu krna khawatir aja, klo apa yg kita jalanin&sampe membagi waktu sekolah/belajar....

...dan trnyta kegiatan itu ga ngsih efek positif buat kita. atau trnyta bkn pilihan yg tepat utk kita

bkn krna ga percaya sama kita atau apa. tp ya namanya umur2 segini kan msh 'mencari'

jadi, klo kita yakin sma kegiatan yg kita ambil. cba diseriusin, kawan. psti akan 'menghasilkan kan? :)

klo kita ngelihat ke ortu klo kita serius. psti akan direstuin dan dibantu kok :)

banyak org blg dan aneh, gue suka nulis tapi kenapa gak ambil sastra aja sih?

gtw kenapa tp gue ga tertarik. nulis jd hobi & refreshing yg gue tekunin dgn banyak baca dan nulis aja. tentunya bljar dri penulis2 lain jg

dan, krna dri SMP udah ngerasa 'jatuh cinta' aja sama eksakta. walau semakin gede kemampuan mlah menurun. mkin bnyk dosa kali yak? -_-

jadi yah, finally masuk Teknik Industri dgn jalanin nulis juga deh~

eh tapi pas kuliah malah 'tertarik' juga sama bisnis. walau gatahu gue bisnis apaan yak :p

di tengah2 kejenuhan kuliah dan nulis. diajak2in join oriflame sma @vemyluphdolphin tapi masih nolak2 wktu diajak ktmu utk dijelasin :p

2 bulanan kmdian mlh gue yg mnta ktmu sma @vemyluphdolphin . mnta jelasin sistem oriflame gmana dan tertarik, hiihi

selain krna gue tahu produk2 oriflame oke punya :D bnyak promo produk, dan ada bonusnya juga pula. hihi, siapa yg gak ngiler sih?

Saya walau oriflame-an, masih bisa kuliah dapet nilai bagus dan nerbitin novel. Itu cerita saya, apa ceritamu? :))

Jadi, yg cuma 'kuliah/sekolah' aja tanpa ngapa2in. ngegunain wakunya hnya utk having fun semata...

Take your time wisely! Percayalah, masa depan mulai dari sekarang! *IYCbanget*

Saya Marsya, mahasiswi Teknik Industri Universitas Trisakti. Penulis dan oriflame-an, Senior Manager (wannabe). How about you? :)


And it's really a pleasure when your tweets become another 'motivation' for you friends/followers ! :)


Zilandri Inti H.
@

ghufrian adejzuka
by cHaMarsya



Thanks, tweeps !
Have a good sleep tight. Have a nice dream :)

Senin, 05 September 2011

Someone Like You - Adele



I heard

That you're settled down

That you

Found a girl

And you're

Married now


I heard

That your dreams came true.

Guess she gave you things

I didn't give to you


Old friend

Why are you so shy?

Ain't like you to hold back

Or hide from the light


I hate to turn up out of the blue uninvited

But I couldn't stay away, I couldn't fight it.

I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded

That for me it isn't over


Never mind

I'll find someone like you

I wish nothing but the best for you too

Don't forget me, I begged

I remember, you said

Sometimes it lasts in love

But sometimes it hurts instead.

Sometimes it lasts in love

But sometimes it hurts instead,

Yeah.


You know how the time flies

Only yesterday

It was the time of our lives

We were born and raised

In a summer haze

Bound by the surprise

Of our glory days


I hate to turn up out of the blue uninvited

But I couldn't stay away, I couldn't fight it.

I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded

That for me it isn't over.



Sabtu, 03 September 2011


Aku bukannya melupakan cinta.
Tapi hanya kenangan
Hanya itu yang ingin kuhapus dari ingatan
Karena mengingat bagaimana kamu sudah menghapus perlahan kenangan
Lalu kemudian memori
Lebih dulu dan lebih cepat dariku

Kita tidak pernah sama
Kamu tahu itu kan?
Tapi kita selalu disatukan oleh satu hal, bernama 'kenangan'
Ia yang akan selalu membuat kita jadi satu
Tapi kemudian kembali bercerai berai karena ia tertinggal di masa lalu saja
Dan tidak ada kembali di masa depan

Dalam 'kenangan' kita sama
Bedanya, aku masih sama, sedangkan kamu sudah berpindah

Dan, tidak salah kan jika yang ingin kuhapus hanyalah kenangan?
Bukan juga dengan cinta?
Karena bahkan, aku tidak tahu
Apakah cinta pernah dan masih ada di hatimu
Atau bahkan, tidak pernah ada sama sekali?


10:16 PM.
Menulis ditemani suara jangkrik dan dengingan nyamuk. Serta semut-semut kecil di lantai yang bersalaman




Melupakan

Dalam beberapa masalah, saya rasa ada pengecualian untuk terus ‘berusaha’. Karena hal tersebut ternyata mungkin lebih baik jika didiamkan saja atau dilepaskan.

Dalam hal yang mau saya bicarakan (berdasarkan pembicaraan panjang dengan teman saya, Chika di twitter beberapa waktu lalu) sekarang adalah masalah ‘melupakan’.

Well, semua orang pasti setuju kalo untuk melupakan seseorang nggak bisa dalam sekejap, seperti membalikkan telapak tangan. Tapi, untuk masalah waktunya setiap orang punya kapasitasnya masing-masing. Ada yang dalam beberapa hari saja, beberapa bulan, atau bertahun-tahun. Bahkan mungkin tidak bisa lupa (ini terlalu tragis sepertinya).

Tapi, kalau sepengalaman saya – dan beberapa teman – kalau masalah ‘melupakan’ emang nggak bisa dipaksakan. Dalam arti, nggak usah terlalu dipaksa untuk ‘lupa’. Karena, semakin keras kamu mencoba untuk melupakan, kenangan malah akan menyerbumu dengan lebih hebat. Dan ini malah akan menyebabkan kejadian gak-lupa-lupa.

Tidak berusaha bukan berarti ‘bertahan’. Tidak, mungkin hati masih mencintai, tapi kenangan jangan sampai terus-terusan melekat di otak. Itu yang bahaya. Karena menurut saya, yang menyebabkan nggak lupa-lupa adalah KENANGAN. Mengingat bagaimana ‘manisnya’ dia, dll J

Jadi, dalam proses ‘melupakan’, sebaiknya bener-bener perbanyak kegiatan. Membunuh waktu yang sebelumnya banyak dengan ‘dia’ dengan kegiatan-kegiatan lain yang lebih positif.

Dan yang paling penting sih, ya sejauh mana niat dan kemauan kamu untuk melupakan. Kalau masih nggak rela mah ya sama aja boong! :p

Saya bisa bilang gini bukan karena sok tahu, or what. Tapi berkaca pada pengalaman. Saya juga (dulu) banyak diingatin dan ‘diledekin’ macem-macem selama proses ‘melupakan’ ini.


Jadi, selamat 'melupakan' teman-teman :)

Senin, 29 Agustus 2011

Tentang 'Naya dan Gian'

Kisah Naya dan Gian ini (maunya sih) terus saya lanjutin dalam bentuk novel. Entah jadinya bakal kapan. Yang jelas, cerita yang satu ini nggak akan saya lupakan dan telantarkan gitu aja :)

Nah, sekarang mau share tentang beberapa kalimat atau momen dari cerita Naya dan Gian.
Maaf karena emang agak #random dan bikin orang bingung sih kalo baca. Tapi semoga aja feeling-nya dapet yah kalo baca walaupun ceritanya belum bisa dimengerti :)

“Nggak. Aku nggak kuliah Nay...” jawab Gian ragu, “aku baru pulang nganterin pacarku survei tugas kuliah.”
“Oh...” sahut Naya lalu terdiam. Beberapa detik kemudian bibirnya menyunggingkan senyum kecil yang mungkin akan Gian lihat melalui ujung kaca spionnya. Naya mengangguk mengerti. Walaupun ia cukup terkejut dengan satu fakta dan pertanyaan yang selama ini berkeliaran di otaknya dan kini terjawab begitu saja. Tapi ternyata hatinya baik-baik saja. Atau, hatinya sudah cukup terbiasa dengan kejutan-kejutan kecil yang tiba-tiba terkuak akhir-akhir ini? Hingga sudah kebal dan nggak lagi terpengaruh denga kejutan yang ternyata menyakitkan?

Naya yang biasanya agak nervous dan takut jika naik wahana-wahana ekstrem Dufan. Kali ini merasa nyaman dalam genggaman jemari Gian. Hatinya merasa aman dan damai saat ini. Ia melirik cowok di sampingnya yang sedang menatap salah satu wahana ekstrem Dufan di depan mereka.
Dengan kenyamanan yag ia rasa saat ini. Naya tahu, bahwa hatinya memang tidak pernah berubah untuk Gian. Sebanyak apapun cowok yang datang dan pergi dalam hidupnya selama tiga tahun ini. Sesempurna apapun cowok yang pernah mengisi kekosongannya akibat kehilangan Gian. Naya selalu tahu bahwa untuk Gian hatinya selalu menyediakan tempat.

“Aku kangen kamu, Nay...” bisik Gian ketika kora-kora mulai melambat untuk berhenti.
Naya membelalak terkejut. Tersenyum kecil sekaligus pahit mengingat juga rindunya yang selama ini menyesakkan karena tidak pernah terobati. Selama ini ia simpan sendiri saja rindunya untuk Gian. Tanpa pernah mengucapnya kepada siapapun walau orang-orang mungkin melihat. Tapi ia tidak pernah jujur kepada mereka bahwa ia sangat rindu kepada cowok itu. Bahkan, memberi tahu Gian sendiri pun tidak.
Dan kali ini, ia biarkan rindu yang sudah tersimpan sejak lama dan selalu berlipat ganda meluap begitu saja di hadapan Gian langsung. “Aku juga, Gi...”

Gian tahu cewek di sampingnya sedang merasa tidak nyaman dan ia sudah menebak apa alasannya. Tapi untuk saat ini ia memilih untuk diam saja. Dan mengusap lembut pipi cewek itu sambil tersenyum ketika sudah keluar dari area Hysteria.
Tapi Naya malah menahan gerakan tangan Gian di pipinya. Tidak mau terhanyut lebih lama dalam sentuhan Gian yang selalu menghangatkan dan mendamaikan hatinya. Karena ia tahu bahwa hari ini hanyalah akan menjadi kenangan dan cerita pendek. Tidak akan berlanjut. Kecuali cerita tentang hatinya saja yang tetap mencintai.
Gian pun menurut akan isyarat Naya dan menurunkan tangannya. Kembali berjalan menelusuri jalanan Dufan. Kali ini dengan diam. Karena mereka sama-sama tahu bahwa hari ini hanyalah kenangan.

Dan untuk yang–mungkin–terakhir kalinya. Naya memandangi sosok Gian dengan motor birunya yang menghilang di ujung jalan.
Entah kenapa, untuk kali ini ia tidak merasa sakit. Hatinya sudah cukup lepas. Mungkin karena sudah tahu bahwa mereka sama-sama mencintai dan itu saja sudah cukup baginya?
Keinginan dan ucapan mereka berdua satu hari ini terbukti. Karena bahkan, setelah menghabiskan waktu seharian hingga malam pun. Pesan singkat dari Gian tidak muncul di ponsel Naya.
Cerita mereka tidak akan pernah berlanjut. Kecuali cinta.

Dan ia tahu, bahwa saat ini semua pertanyaannya sudah terjawab. Rindunya sudah terobati dengan pertemunnya dan Gian hari ini, permainan waktu mereka di Dufan. Semuanya seharusnya sudah lebih dari cukup. Seharusnya semua perasaannya untuk Gian sudah bisa lepas dan menghilang hari ini.
Tapi Naya tahu, bahwa semua kata ‘seharusnya’ itu tidak pernah berlaku untuk Gian. Perasaannya masih sama, semuanya masih sama, kecuali Gian. Ia sudah berubah.



Rabu, 24 Agustus 2011

Forever


Aku kira, kamu pergi hanya untuk sementara. Lalu, kamu akan kembali seperti semula. SMS, telepon, ucapan-ucapan, dan lainnya akan kembali seperti dulu.
Nyatanya, untuk selamanya yah?
Karena kamu sudah tidak kembali lagi..
Bahkan hingga ponselku menjerit tiap kali menerima SMS dan telepon. Berharap itu dari nomormu...
Nomor yang masih sangat kuhapal. Walau sudah kuhapus berkali-kali. Walau sudah tidak pernah lagi kugunakan - tepatnya mendapat panggilan atau pesan dari nomor itu.

#1 Tentang 'Bumi Di Atas Langit'

1. Jadi, #BDL adalah novel bergenre teenlit yang saya tulis bener2 pas 'remaja', 2SMA :))

2. #BDL ini kisahnya ttg cinta 3 remaja(2cowo, 1 cewe) yg satu cinta beda status yg satu lagi cinta pertama yg 'nyakitin'

3. kata @JennyThaliaF #BDL itu 'kayak' sinetron atau bhkan, bollywood yah? :D "but, you can make it better than 'sinetron' "

4. Ada Rosa, Revan, dan Rafa. Ya, ketiga-tiganya inisialnya 'R'. Ini awalnya gak disengaja. karena awalnya Rafa namanya Ethan... #BDL

5. Nama Ethan dgnti krn 2 hal. krn mnrut slah satu tmen nmanya ga cocok utk peranny dan krna saya pgn 'nyeragamin' nama mrka 'R' semua #BDL

6. Kenapa namanya diseragamin jadi 'R'? Untuk judul :) Kebiasaan saya klo bkin tulisan emg gkpake judul :D & wktu itu udh khbisan ide #BDL

7. Yah intinya, saya sgt jelek dalam bkin nama2 gitu, parahnya termasuk judul :| #BDL

8. Dpt judul 'Bumi Di Atas Langit' yg *ehem* oke ini dari siapa? Dari temen saya @mayaaii !! Thx a lot! :*

9. Covernya jugaaaa, ini hasil karya @Omidgreeny ! :') yg mau bikin cover ga usah bingung2, ke kak yomi aja ;;) #BDL

10. Dalam teenlit ini juga, saya pgn 'blg', selain proses PDKT yg srg bkin was2, 'dia suka gue atau gak?' dsb. Msh ada... #BDL

11. ...persoalan lain yg gabisa diabaikan begitu aja. Dan kalian gabisa 'egois' utk memaksakan sesuatu terjadi sesuai kehendak #BDL

12. Di situlah terlihat, klo gak semua keinginan kita bisa tercapai. Ada beberapa hal yg di luar kendali diri kita #BDL

13. Dan ketika itu terjadi, kita cuma bisa bersabar dan belajar ikhlas. Setelahnya akan ada proses move on yg menyenangkan kok :) #BDL

14. Dari kisah Rosa-Rafa, akan kita lihat klo ga semua kehendak kita tercapai dan gak boleh egois utk memaksa #BDL

15. Klo dari Rosa-Revan, klo bner2 sayang&cinta sma pasangan, gak cukup kitanya aja yg merasa, tpi org itupun hrus tw #BDL

16. Oke, dari segi judul dan cover novelnya menurut saya udah keren banget *narsis* semoga isinya pun 'keren' yah, gak mengecewakan :)) #BDL

17. Dan, tagline #BDL ini 'Ketika mencintai dan dicinta aja nggak cukup'. Menggambarkan permasalahan mereka bertiga, Rosa-Revan & Rosa-Rafa

18. Tagline #BDL sama percis sprti yg saya rasakan #eh *gakjadicurcolah*

19. #BDL ini saya terbitkan sendiri dgn bantuan @nulisbuku , bner2 deh nulisbuku ini "PUBLISH YOUR DREAM" banget ! :)

20. Jadi, klo ada yg mau 'penasaran' sama #BDL , silahkan aja download samples-nya dulu di http://j.mp/oCbSM0 ;;)

21. . Atau, utk lgsg cek cara2 ordernya baca di: '[HOW TO BUY] Bumi Di Atas Langit'

22. Cara order #BDL yg paling gampang sih, ya pesen langsung ke penulisnya aka ME! :))

23. Tapi maaf, utk skrg gabisa lgsg diurus ordernya, karena nulisbukunya udah mulai libur lebaran :| Stlah tgl 5sept akan diproses lg #BDL

24. Utk berita terbaru ttg #BDL , silahkan cek TL twitter saya ini, atau blog personal : http://j.mp/roP6ns *sekalianpromositwitterblog* :))

25. Terakhir: Terima Kasih bnyak utk semua tmen2 yg bantu #BDL terbit! Terutama @nulisbuku yg udah bantu terbitin ;P

26. Cerita lbih lengkap, coming soon di my blog yaaa ;P #BDL

27. Makasih semuaa ! Maaf yaa TL-nya dipenuhi cerita & promosi #BDL. Karena bisa publish impian dan karya sendiri itu WOW banget rasanya :)

28. Pokoknya, semua yg mau beli lgsg ke saya, kasih tw aja yaa, nnti dksih tw langkah selanjutnya ;P #BDL